Retorika modern


BAB I
Pendahuluan

Karunia Tuhan paling besar bagi manusia adalah kemampuan berbicara. Kemampuan mengungkapkan isi hati dengan bunyi dari mulutnya. Berbicara telah membadakan manusia dari makhluk lainnya. Dengan berbicara manusia mampu mengungkapkan dirinya, mengatur lingkungannya, pada akhirnya menciptakan bangunan budaya insani.
Sebelum tulisan digunakan, manusia sudah mampu berbicara. Dan bahkan setelah tulisan digunakan dan dikenal, berbicara lebih dominan menjadi alat komunikasi. Berbicara mampu memberi kesan lebih akrab, lebih pribadi/ personal, lebih manusiawi. Penelitian membuktikan bahwa sebanyak 75% waktu kita digunakan untuk berkomunikasi. Retorika sebagai ilmu bicara sebenarnya diperlukan setiap orang.

SEJARAH PERKEMBANGAN RETORIKA

Puisi


Pemantik 
By : Ana Marliana

Sederet diksi kini menari
Berdiri, lalu bernyanyi
Bisik-bisik duri yang berlari
Berhenti, dan terkulai sendiri
Titipan pemantik yang kau letakkan
Kini beku, tak lagi nyalakan api
Pemantik itu tergelatak terkulai
menanti tuannya…
Ku tahu,
Kau tak akan pernah kembali sentuh pemantik ini
Apalagi, hingga menyalakan api
Walau itu untukku, yang berdiri di tengah sepi
Ku tahu,
Kau tak akan datang lagi
Untuk goyahkan letak pemantik ini
Karena kini, kau tlah beri
Pemantik lain, untuk api yang lain…

Pilkada Jabar 2013


JAWA BARAT PESTA DEMOKRASI
Oleh : Ana Marliana


Anamarlianafuntasticmind.com - Selusuh masyarakat Jawa Barat yang berusia diatas 17 tahun, Minggu (24/2) melangsungkan pesta demokrasi memilih calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2013. Inilah saatnya suara hati masyarakat yang berbicara. Setelah melalui proses kampanye oleh para kandidat cagub dan cawagub, akhirnya hari ini nasib mereka ada di tangan seluruh pemilik hak suara di Jawa Barat. Siapa yang akan terpilih?

Belajar jurnalistik online


JURNALISTIK ONLINE
Anamarlianafuntasticmind.blogspot.com Belajar hal-hal baru itu sangat mengasyikan, menarik dan penuh tantangan. Apalagi belajar yang berhubungan dengan multimedia ataupun media online. Akhirnya, semester sekarang bertemulah dengan matakuliah yang menyenangkan, yaitu Jurnalistik Online. Dan belajar dari sumber yang menyenangkan pula. Jurnalistik online mempunyai dua kata kunci, jurnalistik dan online. Yuuuk, kita sama-sama belajar!!

Mungkin yang terlintas di benak kita ketika mendengar kata jurnalisme online adalah situs-situs berita popular baik lokal maupun internasional seperti CNN.com, MSN.com, detik.com, kompas.com dan lainnya. Yang hampir semuanya adalah situs-situs web.

Selama ini baik sadar atau tidak, kita hanya memahami online

Jurnalisme sastrawi


BUNGLON, KINI BERSAYAP
Karya Ana Marliana


S
ebuah hidup yang penuh perjuangan dan pengorbanan harus kulakukan. Tak ayal, meskipun usiaku baru 17 tahun, tepatnya lima hari lagi pada 5 Mei aku akan berulang tahun. Dan hari ini adalah kelima kali pula aku harus pergi membenamkan diri dalam cara-caraku sendiri untuk menghilangankan kekesalan dan kepenatan yang aku hadapi. Aku tak pernah tahu, apakah ini jalan terbaik, ataukah jalan terbalik.

Aku langkahkan kaki dengan persaan marah,

Feature human interest


Muhammad Mulki Ibrahim
Dapatkan Hidayah Dari Lantunan Ayat Suci



BERSENDER SANTAI – Mulki menyenderkan badannya ke tembok gedung Vander yang berada di DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta), Jawa Tengah, 14 September 2011 lalu.




Berhari-hari setelah Mulki (23) meninggalkan rumahnya di Palu, Sulawesi Tengah pada bulan September 2005 lalu, dirinya masih diliputi awan kesedihan. Rasa sedih itu muncul karena dia harus berpisah dengan kedua orang tuanya dan keluarganya. Namun, satu sisi yang membuat air mata kesedihan itu terhapus adalah karena akhirnya dia menemukan cahaya yang selama ini bersembunyi dibalik keyakinan yang dianutnya.

Nama barunya kini Muhammad Mulki Ibrahim.

Menulis feature



I s m a i l  K u s m a y a d i
Hidupkan Ruh Jurnalistik di Sekolah


“Seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” itulah sekutip kata yang terlontar dari Ismail (36) dengan seseungging senyum bahagia ketika dirinya mampu mewujudkan impiannya. Jika dalam ugkapan ‘banyak jalan menuju Roma’, namun hanya satu jalan menuju titik harapan, yakni berusaha. Inilah yang sekiranya menjadi benih-benih semangat yang di rasakan Ismail saat dirinya kembali menginjakkan kaki di sekolahnya, yakni SMAN 1 Banjaran.  Namun kali ini ada yang berbeda,

footer

Pages

Sponsers